Monday, August 19, 2019

Kuliner Ayam & Ikan Bakar Khas Pontianak


Makan apa kalian hari ini Sobat Makanku? Bosan dengan menu yang biasa kalian santap, bisa mencoba menu biasa dengan rasa yang gak biasa dong. Apa itu? Salah satunya menu ayam bakar. Kalau bicara ayam bakar pastinya kalian udah gak asing dong. Ayam bakar itu termasuk menu yang sederhana dan gampang ditemukan di berbagai rumah makan. Biasanya kalau kalian ke rumah makan pastinya dihidangkan menu ayam bakar terutama jika ke Rumah Makan Padang. Berbagai variasi ayam bakar memang jadi menu andalan masyarakat khususnya Pontianak. 

Nah guys, kalau aku pribadi memang penyuka  menu ayam bakar. Ayam bakar pastinya gak sulit dong untuk dibuat bahkan kalau ada acara di rumah biasanya yang tergampang untuk dipikirkan adalah bakar-bakar aneka menu khususnya ayam dan ikan. Betul gak? Acara-acara besar atau perayaan di Hari Raya biasanya setiap keluarga memang menyukai ayam ataupun ikan bakar bukan guys? Bakar-bakar bareng kelarga, selain dapat enaknya dari sensasi ayam bakarnya juga dapat kebersamaan bersama keluarga terkasih. Gak terkecuali dikeluarga besar aku dong pastinya. hahaha

Sebenarnya ada banyak variasi pengolahan ayam bakar guys. Aku pribadi memang suka banget dengan ayam bakar dari kecil, terlebih jika dipasangkan dengan lalapan dan sambal terasi. Sedapp! Dikarenakan aku suka, jadi untuk semua variasi bumbu ayam bakar memang jadi favorit aku. Contohnya aja ayam bakar dengan bumbu ala rumah makan padang yang aak asin dengan bumbu rempah yang meresap, ataupun ayam bakar dengan bumbu kecap yang diungkep bersama ayam jadinya sudah meresap sampai ke daging ataupun ayam bakar yang hanya diungkep seadanya dengan gak banyak menggunakan campuran bumbu tapi bermain disambal yang melumuri permukaan luar ayam. Semua variasinya punya ciri khas masing-masing dong guys. Kalian leih suka yang bagaimana? Atau mungkin ada yang punya versi ayam bakar lainnya?

 Nah maka dari itu guys, kali ini juga aku rekomendasikan rumah makan yang menyajikan menu bakar-bakar berupa ayam bakar, ikan bakar, udang bakar dan sotong bakar. Semua variasi menu menurut aku enak semua sih guys. Penasaran tempatnya dimana? Jika kalian pernah mendengar Rumah Makan yang sudah melegenda di Pontianak terutama dengan menu bakarnya yakni 
Ikan & Ayam Bakar "ACI". Alamatnya di Jl. Siaga Ujung No.115-116. 




Nah disini tempatnya indoor semua guys, ada banyak meja dan kursi yang disediakan khusus untuk pengunjung Rumah Makan "ACI". Suasananya juga enak dan nyaman dikarenakan luas jadi kapasitas daya tampungnya bisa untuk ramai-ramai. Mungkin kalian lebih suka makan bersama keluarga, rekan ataupun sahabat. Cocok banget untuk acara-acara di luar bersama keluarga ya guys. Untuk servicenya juga tergolong oke karena pesanan datangnya bisa terbilang cepat, jadi bagi kalian yang memang udah lapar banget, gak perlu khawatir dong ya. hahaha


Untuk menu yang terkenal disini memang menu ikan dan ayamnya guys, walaupun ada juga disediakan menu lain seperti sotong dan udang. Ikannya sendiri terbagi menjadi beberapa jenis diantaranya ada ikan nila, bawal, senangin, kakap merah, angsam, dan krapuh. Semuanya dihitung per ons dan harganya juga bervariasi guys. Yang paling aku suka disini itu menu ikan nila bakar, soalnya ikannya lumayan besar guys. Jadi kalau kita pesan 1 ikan bisa bagi 2 orang, cocok kalau makan dengan teman bukan? :P

1. Ikan Nila Bakar
Menu andalan disini yang paling aku suka adalah ikan nila bakarnya. Seperti yang tadi udah aku bilang sebelumnya selain ukurannya yang memang bisa untuk 2 porsi, soal rasa juga enak banget guys. Tekstur ikannya lembut, gurih dan juga dagingnya manis disaat bersamaan. Untuk bumbunya sendiri juga pas dan meresap banget ya. Bagi yang doyan pedas ikan nila bakarnya juga termasuk dengan sambal yang membaluri permukaan badan ikannya guys. 

2. Ayam Bakar
Menu kedua yang juga jadi andalan disini adalah ayam bakarnya yang gak kalah lezat guys. Ayamnya bisa request ya mau bagian dada ataupun pahanya nya aja. Tenang, keduanya sama-sama enak kok. Tekstur daging ayamnya masuk kategori sedang, gak juga terlalu lembut, gak juga terlalu keras. Untuk bumbunya sendiri sama ya guys, seperti bumbu nila bakarnya. Ada sensasi rasa manis, pedas yang kental dan gurih. Cocok banget dimakan selagi panas dengan nasi hangat plus sayur pakisnya ya guys. Sedap! 

3. Udang Bakar
Nah menu yang gak kalah menarik diantara dua bestseller diatas adalah udang bakar. Bagi kalian yang emang pencinta seafood wajib coba lho guys. Biasanya seporsi udangnya akan dapat sekitar 5-6 ekor. Tekstur udangnya lembut, gurih, dan bumbunya juga meresap. Oh iya disini udangnya memang disajikan masih lengkap dengan kulitnya, jadi bagi kalian yang gak suka makan kulit udang jangan lupa dikupas dulu sebelum disantap ya guys^^



Oke guys, itu semua adalah beberapa menu yang baru aku review. Disamping menu-menu yang aku sebutkan diatas emang masih banyak lagi yang enak-enak lainnya, kembali keselera kalian masing-masing aja guys! Oh iya untuk ikan nila bakarnya seporsi biasanya akan dibayar sesui dengan berat dari nilanya guys, hitungannya per ons. Terus kalau untuk ayam bakarnya baik dada ataupun paha seporsi harganya 14 ribu, sedangkan udang bakarnya 30 ribu guys. Belum termasuk nasi ya. Seru bukan guys? Bagi yang udah penasaran langsung aja datang ke Ikan & Ayam Bakar Aci tepatnya di Jalan Siaga ya, jangan sampai kehabisan lho. Bukanya dari jam 17.00-22.00 WIB. 




Selow dong tinggal tulang hihihi







Menu apa yang paling kamu tunggu-tunggu nih?
















Friday, July 12, 2019

Nasi Kucing, Kuliner Tepi Jalan Khas Jogja-Pontianak

ANGKRINGAN BERHATI NYAMAN 

Hellow Sobat makanku! Ada yang doyan makan sate-satean ditemani dengan nasi kucing? :P
Apa yang ada dibenak kalian saat aku menyebut kedua menu itu? Bagi yang belum mengenal kuliner khas Yogyakarta tersebut pasti akan terasa asing dan sedikit aneh dengan penyebutan nama menunya dong? Terlebih saat aku bilang makan menu tersebut sambil nangkring di angkringan. Loh?

Nah guys, bagi yang sudah berkesempatan berwisata ke Jogja pastinya sudah sangat akrab karena dengan menu sehari-hari ini. Bagi yang belum tahu, aku kasi bocoran sedikit ya. Disebut Angkringan karena dulunya dijual dengan menggunakan gerobak dorong keliling untuk menjual berbagai macam makanan dan minuman di pinggir jalan Yogyakarta dan Jawa Tengah. Ada juga yang berpendapat angkringan berarti nangkring/nongkrong. Jadi di suatu angkringan memang menjual berbagai macam menu makanan yang harganya terbilang murah dan bisa dinikmati semua kalangan etnis ataupun derajat ekonomi guys. Seru bukan?

Untuk makanan di Angkringan sendiri banyak variasi ya guys tergantung dari angkringan di tempat yang kalian pilih. Ada yang menjual menu nasi kucing, sate-satean, gorengan serta minuman khas Yogyakarta yakni wedang jahe. Nah guys, kalau kalian kepengen banget nyobain cita rasa makanan khas Jogja ini gak perlu jauh-jauh pesan tiket travel kesana ya, di Pontianak juga sudah sangat banyak angkringan yang gak kalah enak khas Jogja. Sudah penasaran? Yuk intip sama-sama apa saja menu di angkringan. Kali ini angkringan yang aku kunjungi adalah Angkringan Telap Telep yang memang sudah terkenal dengan cita rasanya yang khas.
Alamatnya di Jalan Uray Bawadi tepat di depan Arena Futsal SBN. 


Angkringan Telap Telep

Kalau di Pontianak untuk angkringan sendiri, aku sudah dua kali pernah nyobain. Angkringan Telap Telep ini adalah salah satu dari sekian banyak angkringan di Pontianak guys. Suasananya nyaman berlokasi di pinggir jalan dan seolah di setting dengan nuansa Jogja. Jadi pas datang pertama kali, kalian akan melihat gerobak khas Jogja yang dimana di dalamnya disuguhkan berbagai jenis menu pilihan sate-satean yang ditusuk menggunakan bambu, gorengan, sambal cabai dan gak lupa juga nasi kucing menu wajib dan andalan disetiap angkringan.


Di kanan kiri gerobak sengaja diletakkan kursi kayu memanjang yang memudahkan kita untuk memilih menu sambil menyantap di tempat. Sedangkan dibagian belakang gerobak ada beberapa meja dan kursi yang juga disediakan jika kursi di depan gak menampung jumlah pengunjung angkringan. Tempatnya memang gak terlalu luas ya guys, tapi suasana sederhana khas Jogjanya menurut aku sudah dapat.

Akan lebih asyik kalau kalian datang sama teman-teman, rekan kerja ataupun keluarga. Kenapa? Karena angkringan ini sendiri memang dikonsep sebagai tempat makan yang bisa membuat kita nyaman dan sambil bertukar pikiran dengan orang disebelah kita. Suasananya yang sederhana dengan penerangan lampu yang juga sesuai dijamin membuat kalian betah untuk makan, minum dan nonkrong lama-lama disana guys. Aku aja selama duduk disana berasa betah, dan pastinya nambah tusukan sate terus guys. Enak sih soalnya! hahaha


Nah guys, pas kemarin aku berkunjung ke sini ada berbagai sajian menu di atas gerobak yang bebas kita pilih dengan harga yang murah meriah yaitu 3 ribu rupiah/tusuk. Murah bukan guys? Satenya sendiri ada berbagai variasi ya seperti sate kulit ayam, sate ati ayam, sate sosis ayam/ikan, sate bakso, sate kikil, sate telur puyuh, sate ayam, sate tempe dan sate keong. Sisanya berupa gorengan seperti tempe bakcem, tahu goreng, tempe goreng, bakwan jagung, dan ada juga tapai goreng. Semuanya serba 3 ribu guys^^ Untuk nasi kucingnya juga ada beberapa variasi seperti nasi teri, nasi tempe, nasi kikil, nasi ati ayam dengan harga yang sama perbungkusnya guys.  Gimana jiwa doyan makan aku gak bersuka cita melihatnya? hahaha.

Diantara semua sate tusuk yang paling aku suka adalah sate keong, sate ati ayam, sate ayam, sate telur puyuh dan sate kulit ayam. Makanya aku pesan deh semuanya. Yum! Untuk nasinya aku pesan 2 guys, yaitu nasi ati ayam, dan nasi kikil. Percaya deh kalau kalian kesini gak bakalan cukup hanya dengan 1 bungkus nasi kucing terutama saat sedang lapar-laparnya. Untuk seporsi nasi kucing memang terbilang sedikit guys, sesuai dong dengan namanya nasi kucing :P  Bahkan nih  bagi aku 2 porsi aja masih kurang banyak sejujurnya, paling pas 3 porsi deh guys. hahaha. Hanya memang kondisinya aku kemarin udah makan sate tusuknya banyak, jadi untuk nasinya aku perkecil hanya sebatas 2 porsi. Lumayan mengenyangkan kok. 

Nah guys, untuk nasi kucingnya sebenarnya sama aja dengan nasi biasa pada umumnya, hanya yang membedakan pada porsinya yang  kecil sekecil porsi kucing. Makanya disebut nasi kucing. Didalam nasi kucing, bebas menu campuran yang bisa kita pilih ya. Aku memang suka banget makan ati ayam dan kikil, jadinya aku pesan variasi 2 nasi itu deh. Makan nasi kucing gak akan lengkap tanpa lauk pauknya dong? hahaha



Istimewanya angkringan memang pada menu sate tusuknya guys, disini seperti yang udah aku bilang sebelumnya tersedia banyaaakkk banget pilihan sate yang enak-enak semua. Sate yang aku pesan kemarin yaitu sate keong, sate ayam, sate telur puyuh dan sate kulit ayam. Yang paling menjadi favorit aku adalah sate keongnya guys. Ada yang belum pernah dengar sate keong? Keong itu sejenis siput air yang bisa kita jumpai di perairan air tawar seperti sawah ataupun di danau. 
Disini sate keongnya enak banget ya, dengan ciri khas bumbu yang juga khas angkringan. Daging keongnya kenyal, lembut, dan gurih. Bumbunya juga meresap banget dikeongnya guys, citarasa asin, manis  dan sedikit rempah. Intinya yummy banget. Pertusuknya bisa dapat 6 daging keong ya.

Terus ada juga sate ayamnya. Nah untuk sate ayam hampir mirip dengan sate ayam pada umumnya guys, bumbu rempahnya juga terasa banget, daging ayamnya lembut dan pastinya lezat. Sate telur puyuh rasanya seperti telur puyuh pada umumnya, hanya disini lebih dominan dengan citarasa manisnya. Dan terakhir sate kulit ayam kriuk yang juga jadi salah satu favorit aku guys. Kulit ayamnya per tusuk dihidangkan besar-besar banget, kriuk dan renyah banget guys. Rasanya jangan diragukan lagi deh, sensai asinnya yang gurih dijamin bikin kalian nagih buat makan terus guys, sama kayak sate keong. Kesukaan aku sih semuanya :P Oh iya kalau kalian makan disini, jangan lupa minta sabal cabenya ya guys, karena sambalnya yang pedas manis ciri khas disni benar-benar sayang banget untuk kalian lewatkan.


Dan terakhir minumannya guys, disini yang gak boleh kalian lewatkan adalah wedang jahe khas Jawa. Minuman ini adalah jahe hangat yang benar-benar terasa banget rasa jahenya. Jadi memang cocok banget dijadikan pasangan saat kalian makan nasi kucing beserta tusukan satenya. Secangkir wedang jahe harganya 5 ribu ya guys. Kalian juga bisa request mau tambah dengan susu atau gak guys. Kalau aku memang gak terlalu senang dengan minuman yang kelewat manis, jadinya cukup hanya dengan wedang jahe tanpa susu.



Oke deh guys, daripada kalian semakin penasaran mendingan langsung aja yuk mengunjungi angkringan ini. Selain kalian dapat enaknya, lezat, kalian juga dapat makanan yang murah meriah. Paket lengkap kan guys? Sedapnya dinikmati ramai-ramai teman, sahabat, rekan dan keluarga ya. Karena salah satu trik kalian bisa nyobain semua variasi menu satenya adalah dengan mencicipi tusukan  sate punya teman disebelah kalian. hahaha.  Bagi yang doyan makan kayak aku, jelas ini bakalan jadi salah satu tempat yang bisa direkomendasikan saat kalian sedang lapar terutama jika lapar ditengah malam. Gak semua rumah makan yang buka sampai malam kan guys. Angkringan Telap Telep ini buka setiap hari dari sore sampai jam 00.00 WIB ya. Oh iya, setiap pagi angkringan ini juga menjual aneka menu sarapan seperti  nasi kuning, nasi uduk dan bubur ayam. Mulai bukanya dari jam 5 pagi sampai sold out ya guys. Jadi jangan sampai kehabisan apalagi salah jadwal ya guys! Ayukk eat me^^


Gak cukup hanya seporsi dong :P







Jadi sate apa yang paling jadi favorit Sobat Makan?















Wednesday, June 26, 2019

Nasi Uduk Ayam Pangkong Pedas Pontianak

Nasi Uduk Kantin Ketapang

Hai sobat makanku.. Makan apa hari ini? Pertanyaan yang sama lagi. Tapi masih tetap bingung buat dijawab ya. Kalau aku sih mungkin karena dasarnya doyan makan, biasa sudah kebayang duluan pengen makan ini dan itu. hahaha. Cuma ya terkadang aku paham kalau lagi bingung makan apa, bisa aja karena memang lagi gak mood ataupun gak berselera makan apapun. Nah kalau aku ya guys, tiap kali gak mood atau memang gak berselera sama sekali biasanya aku akan makan sesuatu menu yang pedasss. WOW! 

Masa sih makan pedas bisa membangkitkan mood? Gak percaya? Sebagai pengetahuan aja makanan pedas itu dapat meningkatkan produksi hormon yang membuat perasaan menjadi bahagia, seperti hormon serotonin. Maka dari itu makanan pedas dapat membantu meringankan depresi dan juga stres. Banyak manfaatnya dong bagi yang memang pecinta pedas. Mungkin karena itu tiap kali gak berselera makan, aku selalu menyikapinya dengan makan makanan yang amat pedasss! Dan selalu manjur lho guys^^ 

Nah ngomong-ngomong soal pedas, citarasa unik dari rasa pedas yang menusuk dan sekaligus panas dilidah ini memang selalu menjadi favorit setiap orang bukan? Dari mulai anak-anak sampai orang dewasa rata-rata menyukai sensasi dari makanan pedas. Menu makanan yang kaya dengan bumbu rempah di Indonesia pasti tak jarang yang menggunakan cabai sebagai bumbu penyedap pokoknya. Maka dari itu untuk review kali ini aku akan mengajak kalian untuk membayangkan Nasi Uduk dengan Ayam Pangkong yang pedas pastinya.  


Ayam Pangkong

Ada yang tahu ayam pangkong? Ayam pangkong itu ayam yang digoreng crispy menggunakan tepung dan proses pembuatannya dengan cara dipangkong, baru setelah itu diletakkan cabe sesuai level yang kita order tepat di atas ayam. Kurang lebih sama dengan ayam geprek kok guys. Hanya mungkin kali ini yang membedakannya disajikan dengan nasi uduk dan pada campuran sambalnya. Sudah pada penasaran? Oke, kali ini tempat makan yang aku cicipi berlokasi 
di Jalan Ketapang No.44 (Samping Ketapang Kopi).


Kantin Ketapang

Daftar Menu

Awalnya aku mikir mungkin karena letaknya di Jalan Ketapang jadi namanya Kantin Ketapang. Disini banyak banget menu sarapan pagi yang bisa tersedia sampai siang lho guys. Tempatnya lumayan luas dengan beberapa kursi dan meja khusus pengunjung. Kalau siang kesini aku sarankan agak awal ya, karena keseringan antre dan harus rela kalau menu yang kita pengen, sudah kehabisan kalau terlambat. hahaha . Variasi menu dan harga bisa dilihat ya, disitu sudah tertera all menu. Langsung aja yuk kepoin nasi uduk ayam pangkong yang aku cicipi.  

Ayam Pangkong


Seperti yang sudah aku singgung sebelumnya, yang membuat daya tarik pada Kantin Ketapang ini adalah menu nasi dan ayamnya. Untuk variasi nasi bukan cuma nasi uduk, tapi juga ada nasi kuning, nasi goreng, dan nasi biasa. Jadi kalau kita order, tergantung selera aja lebih suka nasi apa dan ingin memvariasikannya dengan ayam apa. Ayamnya juga ada ayam goreng kunyit, ayam pangkong dan ayam kfc biasa. Lumayan banyak pilihan bukan? 

Walaupun begitu banyak pilihan menu yang ditawarkan, tapi pilihan aku tetap jatuh pada sensasi pedas ayam pangkong. Kemudian untuk nasinya aku pilih nasi uduk. Ayam pangkongnya bisa request ya untuk tingkat kepedasannya. Tergantung selera aja. 

Pertama untuk rasa dari nasi uduknya, kategorinya enak, gurih dan bearoma wangi santan khas nasi uduk. Dari dulu memang suka menyantap nasi uduk karena rasa berlemak yang khas dan aromanya yang wangi semakin membuat bertambah selera. Biasanya disajikan dengan taburan bawang goreng yang membuat bertambah wangi dan lezat. Untuk tingkat kematangannya pas menurut aku, karena gak terlalu matang ataupun berbutir. Oh iya disini bisa pesan nasi uduk yang komplit juga. Komplit dalam arti disini berarti lengkap dengan kacang panjang, tempe, tahu, kacang tanah goreng, telur, timun dan kerupuk. Karena lagi gak pengen banyak campuran, aku memang pesan nasi uduk biasa. Untuk seporsi nasi uduknya masuk kategori  mengenyangkan.

Nah kalau untuk ayam pangkongnya sendiri crispy-nya, gurihnya, matangnya, dan bumbunya pas banget. Jadi memang digoreng tepung kayak ayam geprek, jadi dari segi kulit dapat banget "crispy"nya karena memang digoreng kering, gak ada basah sama sekali untuk kulitnya. Daging ayamnya juga lembut, sepertinya memang gak terlalu banyak bermain dengan bumbu tapi tetap pas dan gurih. Level/tingkat kepedasan tergantung selera, walaupun sekali lagi menurut aku memang akan lebih enak kalau semakin pedasss. Crispy dan citarasa sambal cabai yang menggunakan irisan bawang dan tomat (karena ada sedikit rasa masam) merupakan perpaduan yang pas saat cuaca sedang panas dan mood roller coaster. Yum! Tunggu apalagi guys, seporsi nasi uduk ayam pangkong ini bisa kita cicipi hanya dengan harga 14 ribu/porsi.




Tuh abang-abang Gojek aja sudah antre untuk membeli pesanan, kalian tunggu apalagi? Kalau siang disini benaran antre ya guys. Abang Gojek juga banyak biasanya. Jadi kalau soal rasa disini jangan diragukan lagi, aku recommend banget kalau untuk makan siang. Pilihan menu mulai dari sarapan sampai makan siang lengkap ya. Harga juga standar, service oke. Lokasi juga gampang dicari, karena bersebelahan dengan Ketapang Kopi. Kantin Ketapang ini buka Senin-Sabtu mulai dari jam 06.00-16.30 WIB. Ayo buruan cobain, daripada kebanyakan bingung^^


Tinggallah tulang ayam! :P





So, menu Ayam apa yang paling menginspirasi untuk sobat makanku? 

















Tuesday, June 18, 2019

Doyan Bakso? Bakso Mas Baim Pontianak

Bakso Mangkok

Bakso.. baksooo! Ada yang doyan bakso? Aku rasa bagi orang Indonesia pasti rata-rata sudah akrab sekali dengan makanan yang satu ini. Bakso yang terkenal itu bakso Malang ya sobat makanku, karena tempat yang terkenal sebagai pusat bakso itu adalah Solo dan Malang. Bakso disana disajikan dengan khas Jawa, dan memang sudah merupakan usaha turun temurun disana. Jadi gak heran dong untuk rasanya juga sangat legend. Maka dari itu di Indonesia kebanyakan bakso itu dijual sama orang Jawa guys dan rata-rata memang menggunakan bakso sapi. Adapun terkadang bakso juga divariasikan dengan daging lainnya seperti daging ayam, ikan, daging non halal, kebanyakan kalau yang variasi ini dijual oleh orang Tionghoa. 

Nah kalau aku pribadi lumayan menyukai menu bakso, hanya terkadang lebih senangnya memang dimakan pas cuaca yang mendukung, contohnya lagi hujan dan dingin. Pas banget dong guys? :P 
Terkadang aku malahan lebih suka nyetok bulatan bakso sapi di rumah, jadi biasanya kalau lagi pengen banget makan bakso tinggal cari aja pasangannya si indomie, masak sebentar dengan telur dan campuran sawi ditambah bulatan cabe rawit. Sedapppp! 

Tapi terkadang walaupun lebih praktis distok kayak aku tadi, pasti ada saatnya pengen banget makan bakso yang dijual diluaran dong. Nah, kalau soal bakso aku termasuk gak terlalu pemilih guys. Biasa bakso diluaran kan banyak banget yang dijual pakai gerobak berjalan oleh mamang-mamang, atau yang menggunakan gerobak motor biasanya, ataupun yang memang buka di suatu tempat khusus dan menetap. Ketiga-tiganya aku oke-oke aja. Asalkan dengan syarat dari segi rasa dagingnya harus terasa dan gak cuma modal tepung aja, terus dari rasa kuahnya juga wajib terasa kaldu sapinya (untuk bakso sapi). Dari dua syarat itu aja bagi aku sudah bisa mewakili bakso tersebut memang enak atau gak kan. Ada yang punya syarat lain? hahaha

Nah seperti yang aku sudah singgung sedikit diatas, bakso di Indonesia khususnya di Pontianak biasanya dibuat dengan variasi daging sapi, ikan, ayam ataupun bakso non halal. Semua variasi daging sebenarnya aku suka, dan rata-rata udah aku cobain. Hanya sekarang aku akan secara khusus review untuk bakso sapi ya guys. Nah kali ini tempat makan bakso yang aku kunjungi itu adalah Bakso Mas Baim yang beralamat di Jalan Jeranding, Sungai Jawi Dalam. 

(Lokasi di Jalan Jeranding)



Dari segi lokasi gak susah dicari ya guys, begitu masuk lurus ke Jalan Jeranding arah Sungai Jawi, warung baksonya ada disebelah kanan. Untuk tempatnya kategori sedang, gak terlalu luas hanya ada beberapa meja yang disusun persegi panjang khusus untuk pelanggan bakso Mas Baim, tapi masuk kategori nyaman kok tempatnya, begitu juga untuk pelayanannya juga lumayan oke. Apa yang membuat aku tertarik buat mengunjungi bakso disini? Bisa langsung kalian simak dari menu yang tertera ya guys.


Daftar Menu (1)

Daftar Menu (2)


Gimana? Ada yang unik gak? hahaha. Yups! Disini bukan hanya menjual menu bakso biasa tapi juga beragam menu bakso yang divariasikan mulai dari bentuk baksonya, isi baksonya maupun campuran dari baksonya. Dilihat aja udah cukup membuat ngiler kan? :P
Yuk simak aku pesan menu bakso yang mana waktu mengunjungi bakso Mas Baim! 


Bakso biasa (kiri) dan Bakso Mangkok (kanan)

Oke guys, kemarin pas aku kesini pesannya 2 menu yaitu bakso mangkok dan bakso biasa. Sejujurnya aku suka banget sama menu tambahan seafoodnya guys, yang gak lain adalah kepiting. Tapi kalian tahu? Pas pertama datang, ibu pelayannya langsung berkata kalau kepitingnya lagi kosong. Kayak seolah bisa membaca pikiran aku aja kan? hahaha. Ya sudah aku berpikir mungkin belum rejeki aku buat nyobain menu best seller disini. Maybe, kalian akan lebih beruntung dari aku dilain kesempatan^^ 


➣ BAKSO BIASA 

Pertama nyobain bakso biasa dulu dong. Bakso biasa ini merupakan bakso yang paling standar disini dan harganya juga yang paling murah guys. Harga seporsinya yaitu 13 ribu. Standar bukan? Bagi yang mungkin ragu-ragu buat nyobain variasi bakso sesuai menu, aku saranin cobain dulu bakso biasanya. Karena variasi bakso yang lain hanya berbeda pada cara penyajian, bentuk, ukuran ataupun isi bakso pada bulatan besar guys. 

Biasanya kalau baru pertama kali datang ke suatu warung bakso, kita kan masih belum mengetahui citarasa baksonya enak apa gak, gak ada salahnya pesan dulu bakso yang biasa bukan? Ini hanya sebatas saran lho, boleh diindahkan ataupun sebaliknya. Kembali keselera masing-masing aja^^

Nah untuk rasa dari baksonya masuk kategori enak ya. Rasa dari daging sapinya serta olahan bumbu lainnya seperti  bawang, lada, tepung, telur meresap dengan bumbunya masing-masing. Rasa kaldu sapi pada kuah juga lumayan terasa, hanya sedikit dominan rasa micinnya. Setiap porsinya ada 4 bulatan kecil dan 1 bulatan besar isi telur. Kalau menurut aku untuk seporsi bakso biasa ukuran seporsi lumayan banyak, hanya gak terlalu mengenyangkan. Bisa jadi alternatif pilihan untuk kalian yang pertama kali kesini ya.


➣ BAKSO MANGKOK 

Nah dari penampakannya aja sudah bisa menggambarkan namanya kan? Yup.. Disebut bakso mangkok karena bentuk baksonya yang memang sengaja diolah menyerupai bentuk mangkok. Tapi tetap dibuat dan diolah menggunakan daging sapi sama seperti bulatan bakso lainnya. Menarik bukan? Jadi bakso ini memang disajikan didalam mangkok juga seperti bakso pada umumnya, hanya yang membedakan adalah didalam mangkok ada mangkok lagi. hahaha

Jelas bukan mangkok kaca dong ya, jadi didalam bakso mangkok dimasukkan aneka macam campuran lainnya seperti bulatan bakso kecil, bulatan bakso besar (isi telur), mie kuning, bihun, mie tiaw, sawi, kecambah serta potongan daun bawang dan taburan irisan bawang putih goreng yang semakin menambah perpaduan rasa dari bakso mangkok. Kemudian baru dituangkan kuah dengan aroma sapi disekeliling baksonya.

Nah guys, bagi aku untuk mengetahui bakso itu enak apa gaknya, dari pertama kali datang, aku pasti langsung mencicipi rasa kuahnya tanpa campuran bumbu atau sambal apapun. Dengan kata lain cicipi rasa original dari kuah bakso. Untuk rasa dari kuah bakso mangkok ini menurut aku lumayan terasa kaldu sapinya, hanya untuk rasa micinnya lebih dominan. Jadi rasa kaldu sapinya sedikit kurang dibandingkan dengan perisa micinnya guys. Tapi untuk keseluruhan rasa asinnya pas kok. Setelah itu jangan lupa ditambah sambal, cabe dan kecap ya guys, biar tambah maknyosss! Karena makan bakso itu memang cocoknya panas-panas dan pedas kan?



Dari segi rasa daging bakso kecil dan besarnya masuk kategori enak, olahan daging sapi dengan campuran tepung, lada, dan bawang pada bulatan baksonya terasa. Tekstur baksonya lembut, kenyal, dan gurih disaat yang bersamaan. Rasa dari daging sapinya dominan guys. Setiap porsi dari bakso mangkok ini ada 4 bulatan bakso kecil dan 1 bulatan bakso besar isi telur. Jadi cukup puas ya untuk setingkat bakso mangkok. Jangan kelupaan makan mangkoknya ya^^ Maksud aku bakso mangkoknya. Rasa dari bakso mangkok sama kayak rasa bulatan bakso kecil dan besarnya hanya yang membuat istimewa jelas ukuran dan bentuknya yang unik dan jauh lebih besar.

Untuk rasa campuran lainnya seperti mie, sayur sawi, kecambah rasanya standar pada umumnya. Hanya memang campuran ini menurut aku wajib ada pada setiap menu bakso yang notabene hanya olahan daging  sapi. Perpaduan bakso dan campuran dapat memberikan rasa kenyal, gurih, panas dan segar disaat bersamaan. Yummyyy... Untuk seporsi bakso mangkok sesuai dengan yang ada dimenu yaituu 20 ribu. Harga yang standar dan porsinya juga lumayan mengenyangkan. 



So, sudah lumayan dapat gambaran kan? Bagi kalian yang memang doyan bakso, bakso Mas Baim ini bisa menjadi alternatif pilihan bagi kalian kalau sedang bingung. Untuk daftar menu selain yang aku review diatas boleh kalian cobain masing-masing sesuai selera ya^^ Untuk harganya tenang aja, disini bersahabat kok dimulai dari 13 ribu sampai 38 ribu aja dengan tambahan kepiting (jika ada stok). Tunggu apalagi guys? Daripada cuma duduk dan penasaran aja, mending cobain dulu. Oh iya Bakso Mas Baim ini buka setiap hari dari jam 11.00-22.00. Cusss!


Efek doyan apa lapar nih? 




Jadi bakso apa yang paling buat penasaran?



      












Tuesday, June 11, 2019

Cafe & Resto Vegetarian Pontianak (Liang Xin)


Restoran Vegetarian Liang Xin

Helowww sobat makanku.. Makan apa hari ini? Mungkin bagi yang doyan makan gak akan sulit saat menjawab pertanyaan sederhana ini. Tapi bagi yang gak terlalu suka makan, pasti akan sedikit kebingungan saat memikirkannya. Bosan dengan menu daging setiap hari? Kenapa gak coba menu yang sedikit berbeda dari biasanya dan pastinya menyehatkan. Misalnya aja menjadi vegetarian sehari. Atau diantara kalian ada yang memang sudah menjadi seorang vegetarian?

Vegetarian itu apa? Menurut DokterSehat.Com, vegetarian adalah pola makan yang bebas dari daging atau ikan dan hanya mengonsumsi makanan yang bersumber dari nabati. Ada hewani, ada juga nabati. Kalau hewani adalah jenis pangan yang berasal dari hewan, sedangkan nabati adalah jenis pangan yang berasal dari tumbuhan. Jadi dari namanya aja kita sudah bisa membayangkan kalau menjadi seorang vegetarian itu berarti gak mengonsumsi daging sedikitpun dalam pola makannya sehari-hari guys. Sehat bukan? Walaupun ada sebagian orang yang masih mengaitkannya dengan budaya dari agama tertentu, tapi aku lebih tertarik melihatnya dari sisi kesehatan.

Kalau aku pribadi sejujurnya memang rada susah makan sehari-hari tanpa peran daging. Tapi bukan berarti gak bisa kan dicoba untuk sesekali guys? :P Soalnya memang gak ada ruginya kok, hanya memang yang gak terbiasa mungkin akan kurang rasanya tanpa daging-dagingan. Bisa mulai dicoba sesekali ya guys. Menjadi vegetarian itu banyak manfaatnya untuk kesehatan jantung, lambung, dan organ dalam tubuh lainnya.  Selain dari segi biaya yang memang akan ikutan hemat, juga membantu bagi kalian khususnya wanita yang memang dalam program diet, karena secara gak langsung dapat mengurangi berat badan kalau dijalankan secara rutin. Ayo mulai diet sehat dengan pola makan yang sehat. Bisa tetap kenyang, dengan harga yang bersahabat ditambah sehat pula. Paket lengkap bukan?

Kalau dulu mungkin akan sulit mencari Restoran khusus Vegetarian di Pontianak. Tapi kalau sekarang sudah lumayan banyak ya guys, salah satunya dari restoran vegetarian yang aku kunjungi kali ini. Bagi kalian yang mau mencoba menu sehat dan pastinya mengenyangkan aku recommend untuk mencoba mengunjungi Restoran Vegetarian Liang Xin yang beralamat di
  Jalan Ketapang nomor 87, Pontianak. 


Vegan Resto & Cafe

Pertama kali datang kesini aku sama rekan sekantor lagi mencari suasana baru dengan mencoba menyantap makanan vegetarian. Jadi dari suasana tempatnya enak, nyaman, bersih dan designnya juga oke guys. Tempatnya lumayan luas ya buat makan ramai-ramai dan cocok banget dikunjungi jam-jam makan siang. Pelayanannya juga bagus serta ramah dan terpenting disini juga free WIFI. Kalau kesini untuk makanan kita mengambil sendiri karena sistemnya prasmanan. Cocok banget bagi yang menyukai fast food dan praktis.

Berbagai pilihan menu dihidangkan disudut kanan yang bebas kita pilih sesuai selera. Mulai dari sayuran seperti  bayam, sawi, terong, daun ubi dll, dan ada pula tempe, tahu, dan kentang sambal. Nah yang buat aku sangat penasaran pas pertama kali kesini itu ada juga menu rendang dan sate khusus vegetarian. Nah loh? Pasti dalam benak kalian sudah pada mikir, katanya vegetarian gak ada daging-dagingannya. Kok bisa ada sate dan rendang?

Jangan salah paham dulu guys, sate dan rendang disini hanya penampakannya saja yang sama seperti sate dan rendang pada umumnya, tapi bahan dasar pembuatannya jelas berbeda. Disini jelas sekali gak menggunakan daging asli tapi diganti dengan daging pengganti khusus vegetarian. Rata-rata biasanya menggunakan bahan dasar tempe, tahu, jamur, gluten (protein jenis gliadin dan glutenin) ataupun produk TSP (Texturized Soy Protein) yaitu produk tepung bertekstur yang terbuat dari kedelai sebagai pengganti daging. Sebagai pengetahuan, TSP ini biasa digunakan sebagai campuran atau filler untuk produk olahan daging seperti sosis, bakso, nugget. So, sudah lumayan jelas kan guys? Jadi jangan khawatir ya, bahannya terbuat dari bahan nabati alami yang aman untuk dikonsumsi tubuh.

Nah, daripada makin penasaran, yuk kita simak menu apa yang jadi pilihan aku kemarin di Restoran Vegetarian Liang Xin ini.



Oke deh guys, kemarin aku pesan menu sederhana yang masuk kategori enak menurut aku. Pertama rendang dan sayur bayam tumis bening, kemudian nasi dengan sayur sawi, tumis terong, sambal. Harga nasi dengan sayur sawi yang banyak dan terong serta sambal yaitu 14 ribu, sedangkan rendang dan sedikit sayur bayam hanya 6 ribu rupiah guys. Murah bukan? Bukan cuma harganya aja yang murah, rasanya juga enak dan bergizi.


Rendang dan Sayur Bayam


Tadi diatas sudah sempat aku singgung kan soal rendang vegetarian? Sesuai dengan namanya, untuk bentuk memang mirip banget dengan rendang pada umumnya guys. Mulai dari warna dan ukurannya juga sama seperti rendang sapi di rumah makan biasanya. Yang membedakan jelas pada rasa daging dan tekstur dari rendang.

Rasa dari rendang vegetarian ini memang enak dan bumbu rempahnya meresap sampai ke daging, lembut, asinnya pas, rasa cabe merahnya juga lumayan terasa, intinya cocok banget dilidah. Hanya pada teksturnya yang memang terasa berbeda banget. Saat dipotong memang nampak seperti daging rendang karena nampak berserat, padahal sebenarnya dari rasanya lembut banget dan gak berserat sama sekali, karena ya memang bukan dari daging asli. Tapi tetap enak kok guys. Bagi yang penasaran bisa coba sendiri ya. hahaha


Nasi dengan Tumis Sawi, Terong, Sambal

Untuk sayur bayamnya lembut ya guys, dimasak bening jadinya untuk bumbu hanya seadanya aja. Tapi kalau bayam memang lebih enak gak dimasak dengan banyak bumbu kan? Lebih enak lagi kalau ada tambahan jagung sebenarnya, pasti lebih menambah citarasanya. Sayur sawi dan tumis terongnya juga ditumis bening, gak banyak tambahan bumbu. Hanya kalau tumis terongnya ada sedikit citarasa kecapnya ya guys, ditumis berminyak dengan kecap. Kalau aku lebih sukanya terong yang ditumis sama sambal balado gitu, jadi untuk terong masuk kategori enak, hanya gak terlalu sesuai dengan selera aku aja. Tapi cocok buat orang tua yang suka makanan bening tanpa terlalu banyak bumbu. Boleh jadi alternatif pilihan ya bagi kalian yang mungkin ingin mengajak orang tua kalian kesini.




Disini juga menyediakan menu yang bisa kita pesan ya, bukan cuma menu prasmanan aja contohnya seperti nasi capcay yang seporsi harganya 20 ribu aja dan ada pula nasi tim yang seporsinya 16 ribu. Masih banyak lagi ya pilihan menu yang juga bisa kita pesan. Lumayan murah kan? Aku juga sudah pernah nyobain salah samenu yang dipesan yaitu nasi tim. Ada yang udah pernah nyobain nasi tim?


Nasi Tim

Apa itu nasi tim? Nasi Tim itu adalah hidangan khas Tionghoa berupa nasi dan ayam berbumbu gurih yang dikukus. Istilah Tim mungkin berasal dari bahasa inggris steam yang berarti dikukus. Biasa pada umumnya bahan nasi tim adalah daging ayam tanpa tulang, jamur, telur ayam rebus yang semuanya dibumbui bawang putih dan kecap asin. Gimana? Sudah ada sedikit gambaran dong.

So, jadi seperti biasanya hidangan nasi tim itu memang disajikan menggunakan daging ayam guys. Nah karena disini semuanya berbahan vegetarian, maka nasi timnya juga ala vegetarian. Lho gimana tuh? Sama halnya dengan rendang dan sate yang aku review sebelumnya, nasi tim vegetarian ini juga menggunakan bahan yang sama rasanya dengan rendang vegetarian. Penampakannya seperti daging ayam cincang yang berserat, padahal sama sekali bukan berbahan dasar ayam. Tapi tetap enak kok. Rasanya lembut, bumbunya pas, ada juga tambahan kacang tanahnya jadi semakin menambah sensasi gurih dari nasi tim yang hangat. Cocok banget dimakan dengan tambahan sup jagung dan wortel. Enak, sehat, bergizi dan harganya juga bersahabat. Perpaduan yang oke bukan? Cobain dulu guys, baru boleh komentar, oke?




Nah, gimana? Disini untuk pilihan menu selain yang aku sebutkan diatas banyak banget kok. Karena sistemnya memang rata-rata prasmanan (ada yang bisa dipesan) jadi pilihan menunya juga banyak seperti di rumah makan pada umumnya. Jadi bisa diambil sepuasnya semampu kita, tapi jangan lupa dibayar lho guys selepas diambil. hahaha. Soalnya disini sistemnya sehabis ambil makanannya, langsung kita bayar di kasir. So, sesekali nyobain pola makan sehat kan gak masalah bukan? Siapa tahu malah jadi keterusan :P  Jadi bisa dapat lezatnya, dapat murahnya, dan dapat pula sehatnya^^


Oh iya, untuk sekedar informasi disini juga menjual pizza lho guys, karena kemarin aku sempat lihat pegawainya lagi pack pizza dengan berbagai ukuran, dan memang distok untuk dijual langsung di restonya. Bagi yang penasaran boleh untuk dicoba ya, soalnya aku juga masih penasaran karena belum sempat nyobain pizza ala vegetariannya guys. Yang pastinya jangan berharap bakalan ada topping dengan daging, sosis, nugget atau sejenisnya ya. hahaha. Oke deh, bagi yang penasaran pengen nyobain daging pengganti atau sayur-sayuran lainnya bisa langsung datang aja ke tempatnya ya, dialamat yang sudah aku sebutin sebelumnya. Restoran Vegetarian Liang Xin ini buka setiap Senin sampai Sabtu pukul 07.00-17.00. Jadi memang sepertinya disediakan untuk sarapan pagi dan makan siang aja guys. Jangan kelupaan ya! 




Ayo dong, kapan lagi?




So, sudah siap buat menyantap menu ala vegetarian hari ini?
























Monday, June 10, 2019

Grill Pontianak? GRILL ME ala Korea

Grill me.. Grill me...! Hai sobat makanku, ada yang suka masak-masak? Kalau aku lebih suka masak-masak sewaktu kecil dong. Lebih tepatnya main masak-masakan. hahaha . Jaman masih duduk di bangku sekolah dasar, aku sama sepupu-sepupu biasanya paling suka banget kalau main masak-masakan di halaman rumah. Kalau dulu kami main masak-masakannya pakai daun mangkok, pasir, bunga kembang sepatu, cangkok manis yang udah tua, kayu bakar (kecil-kecilan) dan korek api untuk memasak dan masih banyak lagi guys. Setiap udah main pasti lupa waktu, soalnya seru banget.  Jadi buat nostalgia banget kan kalau udah cerita masa kecil. Kalian juga masa kecilnya main masak-masakan gak? Atau ada trend mainan yg lain? Sepengetahuan aku kalau untuk anak cewek kelahiran 90an, pasti rata-rata pernah main kayak gini. Beda halnya dengan anak-anak jaman sekarang, masih kecil-kecil mainannya udah game, setiap saat mainannya hp (kayak keponakan :P). Beda generasi beda cerita ya guys. hahaha

Nah, sekarang kalau masih pengen nostalgia main masak-masakan versi dewasa ala korea, sudah tersedia ya tempatnya guys^^ Jadi sekalian bisa nostalgia masa kecil (bagi yang pernah!) terus sekalian juga makan dengan budaya orang Korea. Lho? Kok jadi bahas Korea? Jangan baper dulu guys.. Bagi yang suka atau mungkin sekedar pernah nonton untuk drama korea, pastinya kalian gak asing karena sering sekali ditampilkan adegan makan daging panggang bersama. Kalau dalam drama korea biasanya yang sering terlihat saat adegan makan ramai-ramai dan mereka menyantap daging yang digrill. Dari budaya makan orang Korea ini membuat kita sedikit banyak bisa belajar, kalau makan apapun memang akan terasa nikmat saat disantap ramai-ramai terutama bersama keluarga. Iya dong? 

Grill Beef

Nah guys, budaya orang Korea yang secara gak langsung sudah banyak diadaptasi oleh dunia kuliner Indonesia ini, yang membantu kita untuk bernostalgia sambil menikmati citarasa kuliner grill itu sendiri. Bagi aku pribadi suka banget ngegrill daging karena selain rasanya yang memang lezat terlepas dari daging apapun yang dipanggang, juga keseruan dan kebersamaan yang didapat saat kita bisa memasak dan menyantap bersama teman, sahabat, serta keluarga terkasih. Saat ngegrill adalah saatnya bagi yang suka memasak ataupun yang gak bisa memasak untuk berekspresi dan bereksperimen :P


Bagi kalian yang sudah pernah grill pasti tahu kan letak keseruannya dan percaya gak percaya guys, sekali sudah pernah ngerill pasti akan ketagihan buat menentukan kapan agenda grill selanjutnya hahaha. Bagi yang belum pernah, jangan hanya sebatas penasaran aja. Ayok dong cobain sensasi grill ramai-ramai sama teman, rekan, ataupun orang-orang terkasih^^ 
Guys, walaupun awalnya tadi aku bilang grill ini adalah tradisi orang Korea, tapi pastinya di Indonesia khususnya di Pontianak juga ada dong. Nah kali ini aku recommend salah satu tempat grill yang masuk kategori enak dan nyaman untuk menikmati makanan sambil panggang-panggang pastinya. Langsung aja ya guys, karena tempatnya juga udah terkenal dan buka beberapa cabang, aku kasi tahu alamat serta cabang yang di Pontianak ya. 
           
           Cabang GRILL ME di Pontianak:
➣ Jl. Pattimura No. 21-22
          ➣ Jl. Sumatera (GM Said)

          ➣ Jl. Gajahmada samping Yayasan Bhakti Suci (Seberang cafe Cupfee)

          ➣ Jl. Tanjung Raya 2 dekat RS Yarsi

 Oke deh, itu beberapa lokasi untuk cabang dari Grill Me ya guys. Bisa coba dikunjungi sesuai lokasi terdekat kalian aja, enaknya di mana. Kalau aku pribadi udah datang di 3 cabang dari Grill Me ya guys, kecuali yang di Tanjung Raya 2. Jadi dari pengalaman aku datang kesana, kalau aku boleh mencoba review tempat yang enak dan instagrammable buat anak muda, aku saranin yang pertama coba datang yang di cabang barunya di Gajahmada karena selain tempatnya yang lebih luas, juga konsep dekorasi dan desain tempatnya yang menurut aku unik dan nyaman. Disini ada rumah kaca (full AC), dan indoor jadi tergantung selera kalian aja ya. Yang gak ketinggalan di outlet Gajahmada ini juga free WIFI guys, dijamin nongkrong lama-lama gak bikin bosen ya. Terus bagi yang muslim, disediakan juga Mushola buat sholat guys.

Terus yang kedua itu dicabang Sumatera. Disini juga nyaman dan dekorasinya serta pencahayaan ruangannya cantik dan terkesan anggun. Cocok untuk cewek-cewek yang suka hangout cantik bersama sahabat. Sama halnya dengan yang di outlet Gajahmada, disini juga konsepnya indoor/rumah kaca (AC) dan outdoor ya, hanya tempatnya gak seluas yang di Gajahmada guys. Terpenting free WIFI juga bagi kaum muda guys. Jadi sambil menikmati grillnya, bisa tetap eksis kok bagi yang selalu kelupaan beli paket internet :P (cewek/cowok nih?)

 Nah yang terakhir, bagi anak muda ataupun orang tua yang gak terlalu suka formalitas, sukanya santai serta berjiwa bebas cocoknya cobain di cabang Grill Me di Pattimura. Kenapa?
 Karena di sana itu tempatnya di pinggir jalan guys, jadi kayak sensasi street food ala Korea :P
 Hanya karena lokasinya yang little L dengan ruko, jadi tempatnya gak terlalu luas dan kebersihannya agak kurang dibanding 2 cabang sebelumnya. Tapi untuk keseluruhan oke kok guys, namanya juga sensasi street food, yang terpentingkan rasa dan kualitasnya dong. hahaha

So, udah ada inspirasi mau nge grill me dimana? Dimanapun pilihan kalian yang terpenting kualitas rasa makanannya sih menurut aku. Tempat dan lokasi hanya nilai tambah aja untuk suatu restoran atau tempat makan. Oke deh, daripada kelamaan dan kalian terlanjur kelaparan baca terus, kita langsung aja yuk grill dagingnyaaa... Yum!


 

Oke guys, main masak-masakan dimulai (:P) Kalau datang ke Grill Me, banyak banget pilihan daging dimenunya ya. Mulai dari chicken /ayam, beef /sapi, fish /ikan, shrimp /udang, dan squid /cumi-cumi. Aku kasi tahu daftar menunya (harga dan pilihan rasa) deh biar lebih gampang.
➢ Chicken (IDR 15k/ribu) : Chili, curry, rendang, blackpepper, smoked chicken.
➢ Beef (IDR 18-19k) : Blackpepper, bulgogi, Haa Haa. 
➢ Fish (IDR 19k) : Yellow glow, dori-dori, red hot, botok 
➢ Shrimp (IDR 27,k) : Yellow glow, sweet and sour, red hot, botok
➢ Squid (IDR 20k) : Yellow glow, matah, sweet and sour, red hot, botok

                                                                             
Banyak banget kan guys pilihan rasa dari daging-dagingnya. Kalau aku pribadi setiap ngegrill yang gak pernah ketinggalan itu adalah daging beef. Walaupun aku juga pernah nyobain untuk daging ikan dan ayamnya. Tapi gak tahu kenapa kalau grill time itu menurut aku sensasinya lebih ke beef, makanya aku favorit banget tiap kesini gak pernah absen pesannya beef melulu guys. hahaha. 

Mungkin lebih karena sehari-hari kalau kita barbeque di rumah, untuk daging ikan, ayam, cumi, dan udang pasti lebih sering ketimbang panggang daging sapi, khususnya di keluarga aku. Sapi biasanya akan dimasak rendang. Kembali keselera masing-masing orang sebenarnya. Kalau untuk udang dan cumi aku lebih favorit kalau ditumis sambal pedas, lebih nendang aja menurut aku. Tapi bukan berarti digrill gak enak ya.   

Karena lebih keseringan pesannya beef, aku lebih spesifik review ke beef/sapi ya. Dari semua pilihan rasa beef, kabar baiknya aku udah nyobain semua guys. Mulai dari blackpepper (tersering!) karena aku memang penyuka citarasa dari lada, baik lada hitam ataupun putih, terus bulgogi (citarasa daging sapi Korea) dan terakhir Haa Haa (citarasa pedas).

Nah guys, disini setiap kita pesan grill akan mendapat gratis semangkok kecil makaroni, jagung, timun acar, dan bubuk cabai. Selain daripada yang aku sebutkan diatas berarti harus bayar diluar harga daging ya guys. Setiap ngegrill yang gak boleh ketinggalan itu menurut aku yaitu selada, mozarella, enoki (jamur), dan telur ayam. Itu aja udah bisa buat yummy banget guys, percaya deh! Terkadang kalau lagi pengen aku juga pesan ramen pedas ya, karena cocok banget dimakan bareng daging sapinya dan telur setengah matang (tips!).


Oh iya jangan lupa ya kalau kesini ambil peralatan makannya sendiri, kayak mangkok, sendok, garpu, penjepit daging dll, ditempat yang sudah disediakan. Karena bagi yang baru pertama kali biasanya akan sedikit  bingung dengan tradisi makan disini. 

Nah karena semua bahan udah siap, sekarang masuk ke tata cara grill. Sebenarnya aku gak tahu pasti cara ngegrill yang benar itu seperti apa, karena setiap orang punya cara masaknya masing-masing. Kalau aku biasanya sederhana aja guys. Pertama masukkan mentega ke wadah yang sudah panas, terus baru deh masukkan dagingnya. Kalau kita pesan banyak pilihan rasa daging jangan lupa dikasi space/jarak ya, biar terasa aja sensasi rasa dari setiap daging.

Setelah dagingnya sudah setengah matang, letakkan mozarella diatasnya, kemudian enoki dan terakhir baru deh telur ayam kampung. Tujuannya biar pas dagingnya matang, telur ayamnya sudah setengah matang, jadi lebih enak dan lezat. Jangan lupa juga masukkan jagung, mkaroni dan bubuk cabainya ya, biar lebih nendang. Oke setelah semuanya mulai matang, siapkan semua alat perang seperti sumpit, garpu, dan sendok ditangan.

Pertama kita harus coba sensasi makan daging sapinya dulu guys, tanpa campuran apapun. Baru kemudian bisa dikreasikan dengan campuran lain. Aku lebih suka makan ala Korea ya. Gimana tuh? Caranya ambil selada, masukkan daging yang sudah tercampur mozarella, enoki, sdikit kuning telur, dan terakhir bubuk cabai. Setelah kira-kira penuh, bungkus semuanya dalam selada dan langsung yum! Sedapppp dan lezat banget.... Perpaduan dari rasa daging sapi yang dibumbui, gurih, empuk, berlemak, dicampur dengan rasa keju mozarella yang lumer dimulut, lembutnya enoki dan kuning telur dengan tambahan selada yang menambah kesegaran dari panas dan pedasnya daging yang kita santap. Cocok juga dimakan dengan nasi hangat ya! Ngiler? hahaha. 


Selada dengan isi-isinya

Bagi yang suka makan berkuah, aku sarankan kalian pesan cream soupnya guys. Soalnya enak! Rasa soupnya yang pas, gak terlalu asin, juga kental dan hangat ditambah lagi perpaduan rasa jagung dan sedikit suiran daging semakin menambah citarasa dari cream soup disini. Boleh dicoba guys, sebagai selingan dari BBQ beef kalian. 

Nah guys, kalau pengen kreasi lain dari daging sapi ada variasi lain juga ya, aku kemarin sempat pesan dan nyobain juga. Rasanya enak, walaupun gak sepadat daging sapi. Nama menunya yaitu Premium U.S Beef Belly hanya 28 ribu udah puas kok. Pilihan rasanya juga ada, cuma kemarin aku memang pesan yang blackpepper guys.

Beef Belly

Jadi bagi yang bingung ini daging apa, ini daging sapi kok guys, hanya penampakannya dipotong panjang dan teksturnya yang tipis, lembut, juicy yang membuat rasanya berbeda dibandingkan daging beef yang biasa. Karena teksturnya yang tipis seperti lemak berlapis daging, jadi kalau soal rasa untuk beef belly ini jelas lebih berlemak dan lumer banget dimulut. Cocok dimakan dengan nasi hangat dan dilapisi dengan daging sapi biasa guys. Jadi lebih yummyyy! Cobain dong... 



So, gimana rasanya membayangkan main masak-masakan disini? Seru dan lezat dong pastinya. Untuk menu diluar dari yang aku sebutin diatas sebenarnya masih banyak ya. Ada snacks juga kok disini. Bisa langsung kalian lihat dimenunya ya guys^^ Bagi yang udah terlanjur penasaran, untuk jam buka disetiap outlet berbeda ya. Untuk outlet di Pattimura buka dari jam 17.00-22.00. Outlet Tanjung Raya 2 dari jam 16.30-22.00. Sedangkan untuk outlet Sumatera dan Gajahmada buka dari jam 10.00-00.00. Jangan sampai salah jadwal ya sobat makanku... Lebih seru kalau datang ramai-ramai kesini, karena bisa sekalian pesan daging dengan berbagai pilihan rasa dan memang tersedia paket untuk ramai-ramai juga guys. Jadi dapat lezatnya, juga dapat murahnya dong! hahaha
Ayokk eat me!






Jadi grill apa hari ini?